KHASIAT TONGKAT ALI
- Afrodisiak (Perangsang).
- Meningkatkan Libido – menjadi lebih sering.
- Kesuburan – memperbanyak jumlah sperma (kualitas dan kuantitas).
- Meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak laki-laki dari 2:2 menjadi 3:1.
- Penambah tenaga alami – peningkat kadar testosteron –
- Fungsi metabolik testosteron.
- Pembentukan sel sperma, pertumbuhan sifat seks sekunder. Fungsi metabolik lainnya, pembentukan otot.
- Meningkatkan massa otot terutama serat otot gerak.
- Meningkatkan kekuatan.
- Prima, badan terasa segar, bergerak lebih cepat, kuat dan luar biasa!
Ekstrak Tongkat Ali mengandung komponen utama berupa zat fenol, tanin, polisakarida dengan berat molekul yang besar, glokoprotein, dan mukopolisakarida. Diyakini bahwa bahan-bahan larut air ini secara alami berkhasiat untuk meningkatkan kesanggupan untuk merangsang produksi testosteron dan untuk menjaga kesehatan.
Ekstrak serbuk Tongkat Ali adalah suatu perangsang seksual alami yang dirancang untuk meningkatkan stamina seksual, menstimulasi dan menyuburkan. Sehingga wajar di Malaysia, Thailand, dan Indonesia Tongkat Ali dikenal sebagai obat kuat atau obat perangsang seksual.
Testosteron merupakan salah satu hormon utama dari sejumlah hormon seks pria atau androgen yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar gonad. Produksi dari hormon ini memicu pembelahan sel dari saluran reproduksi pria semasih embrio, penurunan testes masuk ke dalam kantung skrotum dan perkembangan lanjutan pada saluran reproduksi dan penis selama masa pubertas dan pematangan sperma.Testosteron juga berperan dalam memperkembangkan dan mempertahankan libido (hasrat seksual) dan perilaku pria.
Testosteron juga memiliki peran non seksual lain dimana Ia memenuhi fungsi penting dalam biosintesa protein untuk mempercepat pembentukan otot, meningkatkan pembentukan sel darah merah. Mempercepat masa regenerasi dan pemulihan sehabis sakit atau setelah terluka. Testosterone juga memicu seluruh aktivitas metabolis khususnya pada jalur metabolisme dan pembakaran lemak.
Penelitian menunjukkan bahwa selama pubertas, kondisi puncak dari produksi Testosteron sepanjang hidup seseorang adalah pada umur 25 tahun dan menurun secara stabil seiring umur bertambah. Beberapa studi klinis menunjukkan bahwa secara umum, produksi Testosteron menurun sebanyak 2% per tahun terhitung sejak umur 30 tahun. Pada usia 60 tahun, Testosterone yang diproduksi hanyalah sebanyak 45-50%. Penurunan yang lebih ekstrim terjadi pada perokok berat dan alkoholik.
Tongkat Ali beraksi meningkatkan produksi testosteron. Peningkatan sintesis hormon akan membutuhkan waktu hingga efeknya terlihat. Manfaatnya akan semakin terasa seiring waktu penggunaan. Efek terbaik akan terasa dalam 1 minggu jika digunakan tanpa terputus atau terus menerus. Ketika kadar testosteron meningkat dalam tubuh, kesehatan dan vitalitas juga akan akan pulih. Tongkat Ali tidak bekerja seperti afrodisiak lain yang berkhasiat instant. Tongkat Ali harus dikonsumsi secara teratur selama jangka waktu tertentu. Cara kerjanya berbeda dari yang lain. Efek terbaik akan dirasakan setelah satu minggu jika digunakan secara teratur tanpa terputus.
Senin, 27 September 2010
ANTIVIRUS
Rabu, 25 Agustus 2010
ANTIKANKER DAN ANTITUMOR
ANTIINFLAMASI
Radang (bahasa Inggris: inflammation) adalah rangkaian reaksi yang terjadi pada tempat jaringan yang mengalami cedera, seperti karena terbakar, atau terinfeksi. Radang atau inflamasi adalah satu dari respon utama sistem kekebalan terhadap infeksi dan iritasi. Inflamasi distimulasi oleh faktor kimia (histamin, bradikinin, serotonin, leukotrien, dan prostaglandin) yang dilepaskan oleh sel yang berperan sebagai mediator radang di dalam sistem kekebalanuntuk melindungi jaringan sekitar dari penyebaran infeksi.
Radang mempunyai tiga peran penting dalam perlawanan terhadap infeksi:[1]
- memungkinkan penambahan molekul dan sel efektor ke lokasi infeksi untuk meningkatkan performa makrofaga
- menyediakan rintangan untuk mencegah penyebaran infeksi
- mencetuskan proses perbaikan untuk jaringan yang rusak.
Respon peradangan dapat dikenali dari rasa sakit, kulit lebam, demam dll, yang disebabkan karena terjadi perubahan pada pembuluh darah di area infeksi:
- pembesaran diameter pembuluh darah, disertai peningkatan aliran darah di daerah infeksi. Hal ini dapat menyebabkan kulit tampak lebam kemerahan dan penurunan tekanan darah terutama pada pembuluh kecil.
- aktivasi molekul adhesi untuk merekatkan endotelia dengan pembuluh darah.
- kombinasi dari turunnya tekanan darah dan aktivasi molekul adhesi, akan memungkinkan sel darah putih bermigrasi ke endotelium dan masuk ke dalam jaringan. Proses ini dikenal sebagaiekstravasasi.
Bagian tubuh yang mengalami peradangan memiliki tanda-tanda sebagai berikut:
- tumor atau membengkak
- calor atau menghangat
- dolor atau nyeri
- rubor atau memerah
- functio laesa atau daya pergerakan menurun
dan kemungkinan disfungsi organ atau jaringan.
Jumat, 20 Agustus 2010
STIGMASTEROL

danya gangguan atau kerusakan hati (liver) dapat diketahui dengan gejala-gejala berikut ini, rasa mual, muntah, sakit kepala, badan kuning, clay color stools, urin pekat dan pembesaran hati (hepatomegali). Istilah yang digunakan untuk penyakit ini umumnya disebut hepatitis.
Penyebab hepatitis sebenarnya ada banyak, salah satunya akibat obat. Nah, istilah yang digunakan untuk obat yang menyebabkan penyakit hati ini disebut obat penginduksi kerusakan hati (drug induced liver injury), sedangkan efeknya disebut hepatotoksik atau toksik ke hepar (hati).
Meskipun hepatitis akibat obat cenderung akut, tapi jika tidak disadari dapat menyebabkan kerusakan permanen menjadi hepatitis kronis.
Secara umum, ada 3 jenis hepatitis yang diinduksi obat:
Pertama, tipe toksik
Pada kelompok ini, reaksi hepatotoksik akibat obat tertentu dapat dialami setiap orang yang mengkonsumsinya. Obat tersebut memang sudah diketahui dapat menimbulkan efek hepatotoksik.
Kedua, idiosinkrasi metabolik
Proses metabolisme obat pada individu kelompok ini berbeda dengan kebanyakan orang. Dimana metabolit atau produk yang dihasilkan bersifat toksik ke hati. Jadi, memang lain dari yang seharusnya dan biasanya. Ini terjadi pada 0.1-2% orang dan diperberat dengan adanya riwayat kebiasaan mengkonsumsi alkohol.
Ketiga, idiosinkrasi imunologik
Pada kelompok ini, tubuh menganggap produk hasil metabolisme sebagai benda asing sehingga terjadilah reaksi imun. Terjadi kurang lebih 1 per 10,000 (0.01%) dan dua kali lebih sering pada perempuan.
Dari ketiga tipe di atas, bisa kita ketahui bahwa efek hepatotoksik obat ini ada yang bisa diprediksi dan ada yang tidak. Bisa diprediksi jika diketahui mekanisme kerjanya, metabolit yang dihasilkannya maupun kaitannya dengan jumlah dosis.
Contoh yang bisa diprediksi misalnya Parasetamol. Parasetamol merupakan obat antinyeri dan penurun panas yang paling sering menyebabkan penyakit liver akibat obat dan gagal hati akut. Penggunaan lebih dari 2.5 gram per 24 jam dapat menyebabkan hepatotoksisitas akut.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Sebenarnya, kerusakan di hati ini bukan akibat ulah parasetamol sendiri, tapi akibat metabolit toksik yang dihasilkannya, yaitu NABQI (N-acetyl-p-benzoquinone imine).
Penggunaan pada dosis terapi, metabolit ini didetoksifikasi secara konjugasi oleh glutation. Tapi, jika overdosis maka jumlah NABQI yang dihasilkan juga akan banyak, sehingga glutation tidak cukup untuk mendetoksifikasinya. Dengan kata lain, lebih banyak jumlah NABQI dibanding glutation….akibatnya, metabolit toksik tersebut pun merusak sel-sel hati.
Lalu, bagaimana dengan obat yang lain?
Dari www. HepCnet.net , berikut informasinya..:)
Obat-obat yang diduga menyebabkan Kerusakan Liver Akut yang Berkaitan dengan Dosis (menyerupai hepatitis virus akut)
- acetaminophen
- salicylates (lebih 2 g per hari)
Obat-obat yang diduga menyebabkan Kerusakan Liver Akut yang TIDAK Berkaitan dengan Dosis (menyerupai hepatitis virus akut)
|
|
|
Obat-obat yang diduga menyebabkan Infiltrasi Akut Lemak di Liver
|
|
Obat-obat yang diduga menyebabkan Cholestatic Jaundice
|
|
|
Obat-obat yang diduga menyebabkan Granuloma Hati (Nodul inflamasi kronik)
|
|
Obat-obat yang diduga menyebabkan Hepatitis kronik aktif
- acetaminophen (chronic use, large doses)
- dantrolene
- methyldopa
- isoniazid
- nitrofurantoin
Obat-obat yang diduga menyebabkan Sirosis Hati
- methotrexate
- terbinafine HCI (Lamisil, Sporanox)
- nicotinic acid
Obat-obat yang diduga menyebabkan Kolestasis kronik (menyerupai sirosis bilier primer)
- chlorpromazine/valproic acid (combination)
- imipramine
- thiabendazole
- phenothiazines
- tolbutamide
- chlorpropamide/erythro-mycin (combination)
- phenytoin
Obat-obat yang diduga menyebabkan Tumor Hati (jinak dan ganas)
- anabolic steroids
- oral contraceptives
- thorotrast
- danazol
- testosterone
Obat-obat yang diduga menyebabkan kerusakan pembuluh darah Liver
- adriamycin
- dacarbazine
- thioquanine
- anabolic steroids
- mercaptopurine
- vincristine
- azathioprine
- methotrexate
- vitamin A (excessive doses)
- carmustine
- mitomycin
- cyclophosphamide/cyclo-sporine (combination)
- oral contraceptives
So, sobat, bacalah petunjuk obat untuk setiap obat yang diresepkan dan selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker Anda tentang pengobatan baru apapun terutama jika Anda memiliki penyakit hati!
HABBAT`S KID HONEY
Mengenai Saya
- Badrudin Muhsin
- www.binmuhsingroup.com Toko Obat Herbal Islami, Toko Mesin Foto Copy, Ujian Kejar Paket A B C, MLM Syariah, Pesantren Blogger, Bisnis Online, Waralaba Xamthone, Waralaba Xamslimer